Sintang, 3 Juni 2026 — Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kapuas (Faperta UNKA) melakukan kegiatan monitoring terhadap 13 mahasiswa magang yang sedang melaksanakan praktik di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kelam Permai. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Juni 2026, dan disambut hangat oleh Koordinator BPP Kelam Permai, Ibu Linda, S.P beserta seluruh jajaran penyuluh di wilayah tersebut.
Kedatangan tim dari Faperta UNKA bertujuan meninjau pelaksanaan program magang, mengevaluasi progres pembelajaran mahasiswa, serta memastikan kegiatan lapangan berjalan sesuai rencana pembelajaran dan target yang telah ditetapkan. Selama kunjungan, dosen pengampu melakukan observasi lapangan, berdialog dengan mahasiswa, dan memantau keterlibatan peserta dalam berbagai kegiatan penyuluhan serta pendampingan petani setempat.
Sebagai bagian dari kegiatan magang, mahasiswa melaksanakan panen kangkung yang ditanam sebagai plot demonstrasi dan pembelajaran. Panen ini menjadi momen praktik bagi mahasiswa untuk menerapkan teknik budidaya tanaman sayuran, pengelolaan nutrisi, serta teknik panen dan pascapanen.
Mahasiswa juga telah melaksanakan penyuluhan langsung kepada kelompok tani dan petani setempat selama masa magang. Materi penyuluhan mencakup teknik budidaya sayuran (termasuk budidaya kangkung), pengendalian hama terpadu, pengelolaan nutrisi tanaman, dan praktik pascapanen. Penyuluhan dilaksanakan secara partisipatif dengan demonstrasi lapangan, sesi tanya jawab, dan pembagian materi penyuluhan sederhana untuk mendukung adopsi teknologi di tingkat petani.
Ibu Linda selaku Koordinator BPP Kelam Permai menyambut kegiatan monitoring ini dan menyampaikan dukungan penuh bagi program magang. Ia menjelaskan bahwa kerja sama antara BPP dan perguruan tinggi penting untuk memperkuat kapasitas penyuluh dan mahasiswa, serta mendorong transfer teknologi yang sesuai dengan kondisi lapangan. Tim BPP juga memaparkan sejumlah program unggulan yang sedang berjalan, termasuk pelatihan teknis budidaya, pengelolaan hama terpadu, dan pemanfaatan limbah pertanian.
Dari hasil monitoring awal, dosen menilai bahwa mayoritas mahasiswa menunjukkan peningkatan keterampilan praktis, kemampuan komunikasi penyuluhan, dan kompetensi dalam menyusun serta menyampaikan materi penyuluhan.
Selama kunjungan, dosen memberikan masukan konstruktif terkait dokumentasi kegiatan, pendekatan penyuluhan yang lebih partisipatif, serta saran perbaikan teknis yang dapat diimplementasikan mahasiswa. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran magang dan memberikan manfaat langsung kepada petani mitra.
Kegiatan monitoring ini menegaskan komitmen Faperta UNKA untuk menjaga kualitas pembelajaran praktik melalui sinergi dengan instansi penyuluhan lapangan. Diharapkan hasil dari magang ini tidak hanya memperkaya pengalaman mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kecamatan Kelam Permai.

