Sharing Session Hibah Penelitian 2026: Universitas Kapuas Perkuat Strategi Penyusunan Proposal Kompetitif

Universitas Kapuas melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Hibah Penelitian Tahun 2026 dengan tema “Strategi Penyusunan Proposal Hibah Penelitian yang Kompetitif dan Berdaya Saing”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 35 dosen yang berasal dari tujuh program studi di lingkungan Universitas Kapuas pada tanggal 8 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat budaya akademik dan meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal hibah penelitian yang berkualitas. Sharing session dilaksanakan sebagai respons atas keberhasilan 7 dosen Universitas Kapuas yang berhasil memperoleh pendanaan hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada tahun 2026.
Kepala LPPM Universitas Kapuas menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Kapuas untuk terus membangun ekosistem penelitian yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi. Selain itu, peluang pendanaan hibah penelitian dari berbagai lembaga eksternal dinilai masih terbuka luas pada tahun 2026 maupun tahun-tahun mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sharing langsung dari sejumlah dosen penerima hibah penelitian nasional yang telah berpengalaman dalam kompetisi pendanaan riset Kemdiktisaintek. Narasumber yang hadir antara lain Dr. Hendra Setiawan, S.Pd., M.Si., Burhanudin Rais, S.Pd., M.Pd., Mangardi, S.P., M.P., serta Alexander Andi Kurnianto, S.Pd., M.Pd.. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya memahami skema hibah, menyusun roadmap penelitian yang jelas, memperkuat kebaruan penelitian, serta menyesuaikan proposal dengan isu strategis dan kebutuhan masyarakat. Selain itu, peserta juga diberikan berbagai strategi teknis dalam penyusunan proposal, mulai dari penulisan latar belakang, metodologi penelitian, penyusunan luaran, hingga teknik membaca arah kebijakan pendanaan penelitian nasional.
Dr. Hendra Setiawan, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa konsistensi dalam membangun rekam jejak penelitian menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan peluang memperoleh hibah penelitian nasional. “Proposal yang baik bukan hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga mampu menunjukkan kontribusi ilmiah peneliti lewat rekam jejak penelitian yang terarah, selalu menunjukkan kebaruan, serta berdampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Sementara itu, Burhanudin Rais, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya menggunakan sitasi terkini lewat referensi dari jurnal internasional bereputasi. Beliau juga menyampaikan pentingnya kemampuan mengakses berbagai tools platform digital untuk membantu peneliti memetakan posisi penelitian, mencari referensi dan mensitasi artikel ilmiah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam proses penyusunan hingga pelaporan hibah penelitian. Para peserta juga menyampaikan antusiasme tinggi terhadap kegiatan tersebut karena dinilai memberikan wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan dosen dalam menghadapi kompetisi hibah penelitian nasional.
Wakil Rektor I bidang akademik Universitas Kapuas Dr. Robert Hoffman, S.H., M.H yang turut serta selama kegiatan dalam komentarnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan keberhasilan dosen Universitas Kapuas dalam memperoleh hibah penelitian tahun 2026. “Keberhasilan tujuh dosen Universitas Kapuas memperoleh hibah penelitian Kemdiktisaintek tahun 2026 merupakan capaian yang sangat membanggakan sekaligus menjadi indikator meningkatnya kualitas akademik dan kapasitas riset dosen kita. Melalui kegiatan sharing session ini, Universitas berharap semakin banyak dosen yang termotivasi dan mampu menghasilkan proposal penelitian yang kompetitif, inovatif, serta berdampak bagi pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Kapuas berharap dapat meningkatkan jumlah dosen penerima hibah penelitian nasional pada masa mendatang sekaligus memperkuat posisi institusi sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan riset dan inovasi di tingkat nasional.

Exit mobile version
For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript.