SINTANG – Universitas Kapuas (UNKA) mengukuhkan sebanyak 455 lulusan dalam Wisuda ke-23 yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Jumlah tersebut menjadi jumlah wisudawan terbanyak Universitas Kapuas dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Sebanyak 455 wisudawan tersebut berasal dari tujuh program studi, terdiri atas 166 lulusan Administrasi Publik, 108 lulusan Administrasi Bisnis, 86 lulusan Hukum, 60 lulusan Agroteknologi, 13 lulusan Pendidikan Bahasa Inggris, 12 lulusan Pendidikan Biologi, dan 10 lulusan Kehutanan.
Wisuda ke-23 Universitas Kapuas turut dihadiri berbagai unsur mitra dan pemangku kepentingan, di antaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sintang, unsur yayasan, pimpinan perguruan tinggi di Kabupaten Sintang, kepala perangkat daerah, serta pimpinan perusahaan di wilayah Kabupaten Sintang.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Kapuas, Dr. Antonius, S.Hut., M.P. menyoroti tantangan pendidikan yang masih dihadapi Kabupaten Sintang. Ia menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam melanjutkan pendidikan cenderung semakin menurun pada jenjang yang lebih tinggi, mulai dari SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Universitas Kapuas untuk terus memperkuat perannya dalam pembangunan sumber daya manusia, tidak hanya di Kabupaten Sintang, tetapi juga di wilayah timur Kalimantan Barat.
Universitas Kapuas, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi masyarakat memperoleh pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Keberadaan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan proses pendidikan di ruang kuliah, tetapi juga dengan kontribusi melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pengukuhan 455 lulusan pada Wisuda ke-23 menjadi bagian dari kontribusi tersebut. Para lulusan dari berbagai bidang keilmuan diharapkan dapat mengambil peran sesuai kompetensinya dan turut menjawab kebutuhan pembangunan di daerah.
Dalam kesempatan yang sama, ketua panitia wisuda; Markus Sinaga, S.P., M.M.A., mengingatkan para wisudawan agar tidak hanya berorientasi menjadi karyawan setelah menyelesaikan pendidikan. Lulusan Universitas Kapuas diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan dengan memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki.
Ia mendorong para lulusan untuk berani mengembangkan kewirausahaan sesuai bidang masing-masing sehingga tidak hanya mencari peluang kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wisuda ke-23 juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada lulusan dengan capaian akademik terbaik. Nabila Putri Fazira, S.Pd., dari Program Studi Pendidikan Biologi, meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, sedangkan Elisabet Selvi, S.A.P., dari Program Studi Administrasi Publik, tercatat sebagai lulusan dengan masa studi tercepat.
Selain kepada para wisudawan, Universitas Kapuas memberikan penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang mencatatkan prestasi dalam berbagai bidang.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Universitas Kapuas terhadap kontribusi sivitas akademika dalam memperkuat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan institusi.
Universitas Kapuas berharap para lulusan terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat. Para wisudawan juga diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan peluang dan mengambil bagian sebagai penggerak pembangunan di Kabupaten Sintang dan wilayah timur Kalimantan Barat.
